Tampilkan postingan dengan label Seputar Pekerjaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 September 2016

Penjual Telur Ngajak Ribut

Ada seorang pria muda Disuruh emaknya beli telur ke pasar. Sesampainya di pasar, ia cari penjual yang dekat jalan poros, malu soalnya kalau harus muter-muter ditengah pasar.

Pembeli: Pak, beli telur satu krat!

Penjual: Telur ayam atau telur puyuh, Dek?

Pembeli: Telor ayam dong

Penjual: Ayam biasa, ayam kampung, atau ayam super?

Pembeli: Ayam biasa aja.

Penjual: Mau yang lokal atau import?

Pembeli: Lokal aja.

Penjual: Lokalnya mau yang dari Bandung, Jakarta, atau Bekasi, Dek?

Pembeli: Jakarta aja deh (mulai terlihat kesal).

Penjual: "Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Jakarta Selatan, Dek?

Pembeli: Bapak ini mau jual telur apa mau ngajak ribut sih?

Penjual: Maaf, Dek, salah semua. Saya bukan penjual telur, juga bukan mau ngajak Ribut. Saya hanya penjual Bakso di sebelah! Kebetulan penjual telurnya lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampai dia datang.

Mengintip Password Direktur

Di sebuah kantor, seorang Office Boy (OB) membersihkan lantai Direktur. Saat itu direktur lagi duduk di kursinya mengerjakan sesuatu yang sepertinya sangatlah penting di depan komputernya.

Karena terlalu konsentrasi, sang direktur sampai tidak menyadari bahwa secara diam-diam si OB mengintip dari pundaknya untuk melihat apa yang sedang direktur kerjakan.

Setelah selesai membersihkan lantai, OB keluar dan menghampiri salah satu rekan OB-nya.

"Kamu pasti tidak akan percaya bahwa aku tahu apa password yang digunakan direktur di komputernya"

"Ah yang bener kamu, itu rahasia besar, bisa jadi uang kalau memang kamu tahu password-nya" kata OB yang satunya.

"Tidak diragukan lagi, karena saya melihat huruf demi huruf" tegas si OB. Ia pun jadi tegang karena hanya ia dan direkturlah  yang tahu password orang nomor satu di perusahaan itu!

Kabar angin mulai beredar beberapa hari kemudian. Seorang hacker ingin masuk lewat jaringan ke komputer si Bos untuk mengetahui rahasia besar perusahaan, lalu ia dekati si OB.

"Kamu butuh berapa uang untuk menunjukkan password direktur ke saya" tanya hacker

Dengan bangga si OB menjawab "100 Juta Rupiah"

Tanpa pikir panjang, si hacker setuju dengan harga segitu, lalu ia mengambil sebuah cek untuk dicairkan uangnya.

Sambil menyerahkan cek, si hacker juga menyodorkan selembar kertas dan pensil ke OB.

"Silahkan tulis password Direktur di kertas ini, lalu ambil ceknya dan cairkan uangnya."

Si OB-pun mulai menulis "******"

Ternyata passwordnya hanya enam bintang!

Minggu, 18 September 2016

Gara-Gara Tombol Keyboard Rusak

Seorang karyawan di sebuah kantor sedang dimarahi oleh bosnya. BOS adalah orang Amerika, dan tidak bisa berbicara bahasa Indonesia. Pada saat bersamaan, ternyata ada tukang sapu yang melihatnya. Kemudian ia bertanya ke karyawan tersebut setelah si bos pergi.

Tukang Sapu : Kenapa tadi bos marah-marah ke kamu?

Karyawan : Tadi malam dia tanya ke aku lewat Email, apa makanan yang paling enak untuk malam hari di Indonesia

Tukang Sapu : Terus kamu jawab apa?

Karyawan : Karna kebetulan aku suka banget Bebek Goreng, maka aku jawab aja "Bebek Goreng"

Tukang Sapu : Sudah bener tuh, tapi kenapa si bos marah?

Karyawan : Aku lupa kalau tombol B di keyboard aku lagi rusak.

Tukang Sapu : Ooh, berarti BOS pesan EEK Goreng Yach ke penjualnya?

Karyawan : Mungkin??!!

Kamis, 15 September 2016

Tukang Pangkas Rambut Terbaik

Disebuah komplek perumahan kota A, terdapat 3 tukang pangkas rambut berkualitas baik berjejer di jalan yang sama. Mukidi, seorang pria perantauan dan tinggal di komplek yang sama dengan ketiga tukang potong rambut tersebut. Kebetulan, Mukidi juga berprofesi sebagai tukang pangkas rambut.

Di jalan tersebut terdapat persaingan yang super ketat dengan memasang papan spanduk dengan tulisan-tulisan terbaik untuk menarik perhatian pelanggan mereka.

Sebelum menempati tempat usahanya sebagai tukang pangkas rambut, Mukidi mengamati tempat usaha tukang cukur lainnya dengan membaca papan tulisan yang dipasang.

Di kios tukang cukur pertama dia membaca tulisan "Tukang cukur Terbaik di Kota A", kemudian berjalan lagi dengan menoleh ke sampingnya, dia membaca papan yang bertuliskan "Tukang cukur Terbaik se-Indonesia". Tidak cukup sampai disitu, ia kemudian berjalan ke ujung jalan dan melihat papan bertuliskan "Tukang cukur Terbaik se-Dunia".

Melihat persaingan dengan perang tulisan di papan yang sangat ketat, Mukidi membuat tulisan lain di papan untuk dipasang di kios barunya itu.

Begini tulisan Mukidi "Tukang cukur Terbaik di Sepanjang Jalan Ini"

Minggu, 11 September 2016

Ucapan Terima Kasih Menurut Profesi

Ketika bertemu dengan para pejabat negara, khususnya angkatan darat, laut dan udara, berikut adalah ucapan terima kasih yang baik tapi tidak benar.

Ucapan terima kasih untuk angkatan darat
"Terima kasih yang seluas-luasnya"

Ucapan terima kasih untuk angkatan udara
"Terima kasih yang setinggi-tingginya"

Ucapan terima kasih untuk angkatan laut
"Terima kasih yang sedalam-dalamnya"

Jumat, 02 September 2016

Gus Dur, Kenapa Sopir Metromini Lebih Dimuliakan?

Ilustrasi Gus Dur
Saat di pintu akhirat, malaikat bertanya ke sopir metromini.

Malaikat : Apa pekerjaan kamu selama ini saat masih hidup?
Sopir : Saya kerja sebagai sopir Metromini.

Lalu malaikat memberikan kamar istirahat yang megah untuk sopir Metromini, semua properti terbuat dari emas, dan beberapa bidadari untuk menemani tidur sang supir.

Tak lama kemudian, GusDur datang dengan dituntun oleh ajudannya yang setia.
Malaikat : Apa pekerjaan kamu selama di dunia?

Gus Dur : Saya dipercaya menjabat sebagai Presiden selama bertahun-tahun untuk memimpin negara Indonesia. Selain itu, saya juga sebagai juru dakwah orang Islam.

Mendengar pengakuan Gus Dur, malaikat lantas memberikan sebuah kamar istirahat yang sangat kecil dengan peralatan se-adanya.

Melihat hal itu, ternyata Gus Dur tak terima, dan menanyakannya ke Malaikat.
Gus Dur : Loh, kenapa saya yang mantan presiden sekaligus juru dakwah justru mendapatkan kenikmatan yang jauh lebih sedikit dibandingkan sopir Metromini..?

Dengan santai malaikat menjawab..

Malaikat : Apa bapak tidak sadar, saat bapak ceramah panjang lebar, orang-orang jadi banyak yang ngantuk sampai tertidur, sehingga mereka melupakan Tuhan. Sedangkan untuk sopir Metromini, ia sering kali kebut-kebutan saat bawa penumpang. Alhasil ulahnya membuat banyak orang yang berdoa, sehingga akan ingat selalu dengan Tuhan!!”

Senin, 22 Agustus 2016

Penjual Daging Keliling

Jualan Sayur dan Daging
Suatu pagi lewatlah seorang penjual daging sapi keliling dengan begitu semangatnya. "Dagiiiiiiiiiing! Daging Montok!! Masih seger, JOS!! Ging.. Dagiiinnggg..!!" teriakannya dengan suara lantang menggelegar!!.

Disaat bersamaan, rupanya ada ibu muda sedang sakit gigi. Ibu tersebut sewot banget mendengar teriakan si tukang daging yang terlalu keras.

Dari lubang jendela, Ibu tersebut berseru "Woy, tukang daging! Lu Gak punya Otak ya..!??"

"Wah kebetulan lagi kosong, Bu. Hari ini daging semua.."

Sabtu, 20 Agustus 2016

Klinik Herbal Pengobatan Alternatif

Obat Herbal
Sigit Purnomo adalah seorang pengangguran, menggantungkan hidup di kota yang penuh kepahitan. Jangankan membeli barang mewah, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah keteteran.

Dengan padatnya penduduk yang tidak di imbangi dengan lowongan pekerjaan yang memadai, ditambah pendidikan Sigit yang hanya lulusan sekolah menengah atas, ia harus berfikir keras menemukan celah ditengah krisis yang melanda.

Kesana-kemari melamar kerja slalu ditolak, lalu iseng-iseng baca koran. Ia melihat sebuah kabar berita tentang praktik pengobatan ilegal yang semakin meraja lela. Tiba-tiba dibenaknya muncul sebuah ide "bagaimana jika saya membuka klinik pengobatan, siapa tahu ada yang datang untuk berobat, kan lumayan" begitu gumam Sigit.

Beberapa hari kemudian, ia menyewa sebuah rumah kecil untuk membuka praktik pengobatan alternatif. Sebagai langkah awal, Sigit mengambil strategi periklanan. Ia mulai mempromosikan klink barunya yang dinamai KLINIK JOM BANG di berbagai media, termasuk juga media online.

Iklan Sigit cukup fantastis, dimana pada deskripsi tertulis "Jika Anda sembuh, bayar 100 ribu. Jika Anda tidak sembuh, kami beri Anda uang kes sebesar 1 juta!"

Rupanya tekniknya bisa dibilang berhasil. Satu persatu pelanggan mulai berdatangan. Entah kebetulan atau apalah, meski tanpa ilmu pengetahuan yang memumpuni, pasien 100% sembuh. Hingga pada akhirnya, rumah sakit menjadi sangat sepi karena kehilangan banyak pasien berpindah ke KLINIK JOM BANG.

Mengetahui hal ini, banyak pihak yang penasaran, seperti apa keampuhan klinik milik Sigit ini, termasuk salah satunya adalah seorang Dokter muda yang tinggal tak jauh dari lokasi klinik.

Dokter tersebut penasaran sekaligus ingin mendapatkan keuntungan dengan berpura-pura berobat dan tidak sembuh agar mendapat ganti rugi sebesar 1 juta rupiah seperti yang di janjikan pemilik klinik tersebut.

Sesampainya dokter ditempat KLINIK JOM BANG!!

"Sakit apa, pak?"
"Lidah saya tidak bisa merasakan, sehingga saya jadi kehilangan selera makan."
"Oh. Penyakit yang bapak alami bisa disembuhkan dengan obat kami nomor 77"

Sigit lalu mengambil obat di dalam rak nomor 77, lalu berkata

"Ini sirup ajaib, silahkan teteskan ke lidah bapak sebanyak 3 tetes per Jam selama satu minggu. Agar lebih cepat sembuh, langsung beri 2 tetes mulai dari sekarang."

Dokter tersebut lalu meneteskan cairan hitam ke mulutnya dan teriak.

"Anda mau membunuh saya? Ini TAI ayam, bukan obat!"

"Nah, lidah bapak sudah bisa merasakan sekarang. Silahkan bayar 100 ribu!!"

Dengan berat hati si Dokter membayar 100 ribu untuk tahi ayam tersebut. Karena masih ingin mendapatkan uang 1 juta, dokter datang lagi seminggu kemudian.

"Loh, bapak kan yang waktu itu mengalami gangguan selera makan, apa penyakit bapak kumat lagi?" tanya Sigit, penasaran.

"Saya gak tau dengan yang Anda bicarakan, saya lupa ingatan." jawab dokter pelan

"Hmm begitu ya. Lupa ingatan adalah penyakit yang berbahaya, tapi kami sudah punya obatnya, yaitu sebuah sirup ajaib nomor 77".

"Gak mau! Itu TAI ayam yang kemarin kan?"

"Alhamdulillah, penyakit pikun bapak sudah sembuh, silakan bayar 100 ribu!!"

Dokter merasa tertipu 2 kali, ia benar-benar tak habis pikir kenapa ia bisa dibodohi tukang klinik palsu tersebut. Tapi ia masih teringat dengan ganti rugi sebesar 1 juta jika tak sembuh, lalu ia putar otak untuk gantian menipu tukang klinik. Setelah berjam-jam, akhirnya menemukan ide, lalu esoknya Dokter berobat lagi ke KLINIK JOM BANG.

"Saya kira bapak sudah sembuh, kambuh lagi ya, Pak?" tanya Sigit sok peduli.
"Iya, tapi sekarang mata saya jadi rabun sehingga tidak bisa melihat dengan jelas."

Sigit si tukang klinik coba mencari obatnya di rak. Setelah setengah jam mencari, ia berkata.

"Mohon maaf, pak. Obat untuk penyakit bapak lagi kosong. Seperti janji saya, sebagai ganti ruginya, saya akan kasih uang 1 juta rupiah"

(Sigit lalu menyodorkan uang seribu rupiah ke Dokter tersebut)

"Ini penipuan.!! Anda tidak menepati janji, uang ini hanya seribu rupiah, bukan 1 juta. Mana sisanya?" bentak Dokter mulai emosi tingkat dewa.

"Syukurlah, akhirnya bapak sudah bisa melihat dengan jelas sekarang. Jadi, bapak harus bayar 100ribu"

Selasa, 09 Agustus 2016

Pemeran Film Horor Izin Cuti

zombie
Paijo, seorang pemeran 'Film Horor' meminta cuti selama 24 jam dengan alasan neneknya meninggal dunia. Bos yang baik hati mengizinkannya. Keesokan harinya, semua pekerja dan pemeran dikumpulkan untuk membahas kelanjutan Film terbarunya seputar Zombie. Lalu Bos bertanya ke salah satu bawahannya.

"Apakah Anda percaya, akan ada kehidupan setelah kematian?"

"Iya, Pak," jawab Paijo.

"Bagus, karena 8 jam setelah Anda meminta izin untuk pemakaman, nenek Anda datang kesini untuk melihat kondisi Anda."

Menjaga Kebersihan di Kantor

Keset
Seorang pria mendatangi sebuah kantor untuk melamar kerja. Tampaknya ia sangat terburu-buru, hal itu bisa dilihat dari nafasnya yang ngos-ngosan dan sepatunya yang agak kotor dan kusam.

"Yang tak kalah pentingnya, kami sangat menyukai kebersihan. Apakah Anda telah membersihkan sepatu Anda di keset sebelum masuk ke kantor ini?" tanya manajer.

"Oh. Tentu, pak. Saya selalu melakukan hal itu setiap memasuki sebuah kantor" Jawab pria itu dengan nada meyakinkan.

Manajer menyipitkan matanya dan berkata, "Selain kebersihan, kami juga sangat menyukai kejujuran. Semua keset di kantor ini sedang di jemur.!!"

Selasa, 26 Juli 2016

Karena Bos Memiliki Kecerdasan

Ilustrasi Menggali Sumur
Dua orang pekerja sedang menggali sumur atas pesanan pelanggan saat terjadi krisis air bersih. Mereka berjuang melawan panasnya terik matahari dengan penuh semangat. Namun salah satu orang berkata ke rekan kerjanya.

"Mengapa kita berpanas-panasan menggali sumur ini, sedangkan bos kita duduk berteduh di bawah pohon itu?"

"Aku tidak tahu," jawab rekannya, "Biar aku tanyakan pada bos."

Pria itu lantas keluar dari sumur dan mendekati bosnya.

"Bos, mengapa kami harus menggali sumur ini di bawah teriknya matahari, sedangkan mas bos hanya duduk dibawah pohon yang sejuk ini?"

"Kecerdasan," kata si Bos.

Pekerja jadi bingung, "Apa maksud mas bos dengan 'kecerdasan'?"

Bos berkata, "Biar aku tunjukkan. Aku akan menaruh tanganku di pohon ini. Sekarang, pukul tanganku dengan kepalan tanganmu dengan sekuat tenaga"

Tanpa menunggu lama, penggali sumur tersebut mengambil ancang-ancang dan memukul tangan bosnya. Bos segera memindahkan tangannya sebelum terkena pukulan. Alhasil pekerja tersebut memukul pohon dengan keras dan langsung guling-guling kesakitan.

Bos berkata, "Itu adalah kecerdasan!"

Setelah agak mendingan, penggali sumur itu kembali ke lubang. Temannya bertanya, "Apa yang bos katakan?"

"Dia berkata, kita menggali sumur ini karena kecerdasan.."

"Apa itu kecerdasan?" tanya temannya heran.

Penggali sumur yang barusaja guling-guling itu kemudian meletakkan tangannya tepat di wajahnya sendiri dan berkata, "Ambil cangkulmu, lalu pukul tangan saya dengan sekuat tenaga kamu!".

KONTEN DI SITUS INI TELAH DI PINDAHKAN KE
HTTP:// CERITA LUCU .SERBALUCU.COM Klik tautan diatas untuk melanjutkan..