Tampilkan postingan dengan label Seputar Kriminal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 September 2016

Rumah Mukidi Kemalingan

Suatu malam selepas shalat Isya di Mushola, Mukidi melihat ada dua orang bertopeng sedang mencongkel pintu rumahnya. Mukidi kaget bukan main melihat aksi kedua orang itu dari pojokan rumah.

"WOI! Mau apa kalian? Maling ya?"

Teriakan Mukidi bukannya membuat maling tersebut lari ketakutan, justru malah nantangin..

"Kalo iya emang kenapa? Lu teriak sekali lagi, gua bacok lu" kata maling lebih ganas

Mukidi terlihat ketakutan, dengan terbata-bata ia berkata..

"Aampuuuun, Pak. Tolong, jangan bacok saya, saya masih punya anak dan istri"

"Terus?"

"Jadi bacok aja mereka"

Selasa, 06 September 2016

Dipenjara Karena Belanja Terlalu Pagi

gambar pintu ruko

Dua tahanan saling tanya mengenai mengapa dan bagaimana mereka bisa ada di sel tahanan itu. Tahanan 1 memulai obrolan.

T 1 : Kenapa kamu bisa terkurung di jeruji besi ini?
T 2 : Aku dipenjara karena tertangkap tangan saat menyelundupkan narkoba dari China ke Indo. Kalau kamu?
T 1 : Kalau aku sih sepele aja, hanya gara-gara belanja kepagian.
T 2 : Kok bisa gitu, Emang seberapa pagi kamu belanjanya?
T 1 : Sebelum toko dibuka.

Minggu, 04 September 2016

Keinginan Terakhir Terpidana Mati

Tiga orang terpidana mati akan di eksekusi malam nanti. Sebelum itu, mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan keinginannya untuk yang terakhir kalinya. Berikut yang mereka katakan:

Terpidana 1: Semoga istri dan anak-anak saya bisa tabah menjalani hidupnya tanpa saya lagi.
Terpidana 2: Saya minta maaf kepada orang-orang yang saya tinggalkan, yaitu orang tua dan keluarga yang sangat saya cintai.

Kini tiba saatnya Terpidana ke 3 untuk menyampaikan keinginan terakhirnya.
Terpidana 3: Saya berharap agar hukuman ini bisa menjadi pelajaran yang berharga bagi saya, dan bisa membuat saya kapok untuk tidak melakukan kejahatan lagi di masa mendatang.

Senin, 22 Agustus 2016

Istri Mutilasi Suami

Di kota terpencil, ditemukan sebuah kepala manusia telah mengapung di sungai. Penemuan ini berawal ketika beberapa orang lagi mancing ikan di sungai tersebut.

Saat dilihat lebih dekat, ternyata tubuh mayat sudah tidak utuh lagi, kepala terpisah dengan anggota tubuh lainnya. Tak lama kemudian polisi datang ke lokasi atas laporan kepala desa untuk melakukan penelusuran lebih jauh.

Beberapa menit kemudian, anggota tubuh lain berhasil ditemukan, dan identitas mayat adalah seorang Pria. Lokasi tiap bagian tubuh mayat yang di mutilasi jaraknya agak berjauhan, mungkin karena terseret arus yang agak deras.

Tim pencari dibantu warga terus berusaha mencari tiap anggota tubuh yang terpisah. Kendala pencarian ini karena mayat di mutilasi kecil-kecil. Tangan, kaki, badan, kepala tidak pada satu lokasi.

Cerita Lucu Terbaru

Tiga hari kemudian, 99% anggota tubuh mayat berhasil di kumpulkan. Hanya satu potongan yang hilang, yaitu alat kelamin.

Pencarian potongan tubuh mayat juga dibarengi dengan pencarian pelaku pembunuhan. Berdasarkan bukti dan hasil introgasi serta keterangan dari warga sekitar, ditetapkan satu orang sebagai tersangka, yaitu Istri korban.

Wanita itu lalu diseret ke persidangan!!

Hakim : "Apa benar, Anda yang membunuh sekaligus memutilasi korban yang statusnya sebagai suami Anda sendiri?"

Tersangka : "Betul pak"

Hakim : "Kenapa Anda melakukan itu?"

Tersangka : "Saya murka karena Suami saya sering selingkuh dan tidak pernah menafkahi saya dan anak-anak belakangan ini"

Hakim : "Bisa diceritakan kronologi kejadian saat itu, bagaimana cara Anda membunuh suami Anda?"

Tersangka : "Seperti biasa, setiap pagi saya buatkan minuman "KOPI" untuknya, tapi waktu itu saya selipkan racun tikus didalamnya. beberapa saat setelah meminum itu, ia kejang dan tewas. Lalu mayatnya saya potong-potong dan saya membuangnya ke sungai"

Hakim : "Dari hasil penyelidikan, ada satu bagian yang tidak kami temukan, yaitu bagian kelamin. Apa Anda tahu itu?"

Tersangka : "Oh,.. itu,... Kalau yang itu saya goreng, lalu saya makan, Pak"

Hakim : "Kenapa Anda memilih kelaminnya untuk digoreng lalu dimakan?"

Tersangka : "Karena.. Waktu masih mentahnya aja udah enak, apalagi matengnya, hehe.."

Minggu, 31 Juli 2016

Hukuman Untuk Pemakai Narkoba

Ilustrasi Penjara
Di sebuah persidangan, dua orang terdakwa divonis hukuman penjara seumur hidup karena tertangkap tangan mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba.

Ini adalah sebuah keringanan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya meminta hukuman mati. Dua pemakai sekaligus pengedar barang haram tersebut berinisial AR dan WP yang sama-sama bertempat tinggal di Kelurahan Tempel, Kecamatan Terlampir, Kota Suarabuaya.

Melihat dan menimbang, berhubung ini adalah kali pertama kedua terdakwa terjerat kasus kejahatan, Hakim akhirnya menawarkan sebuah kesepakatan keringanan hukuman untuk masing-masing terdakwa dengan ketentuan, mereka harus bisa menyadarkan para pemakai ataupun gembong narkoba untuk taubat dalam tempo satu minggu, semakin banyak akan semakin baik.

Pada hari ke 7, keduanya telah menghadap ke hakim dengan membawa laporan masing-masing, lalu hakim meminta AR untuk menunjukkan total keberhasilan.

Hakim : "Saudara AR, berapa jumlah orang yang berhasil Anda sadarkan akan bahayanya mengkonsumsi narkoba?"

AR: "38 pak."

Hakim : "Bagus, itu sesuatu yang mengagumkan. Sekarang, jelaskan bagaimana Anda bisa melakukannya?"

AR: "Saya menggambar dua buah lingkaran. Pertama besar, lalu mengecil. Ini sebagai perumpaan otak manusia sebelum dan sesudah mengkonsumsi narkoba."

Hakim : "Keren! Anda mendapat keringanan hukuman dari seumur hidup menjadi hanya 15 tahun penjara. Sekarang, saudara WP, berapa orang yang telah Anda sadarkan?"

WP: "370 orang pak."

Hakim : "Luar biasa!! Anda benar-benar hebat, sekarang Anda dibebaskan. Lalu, bagaimana cara Anda dapat mempengaruhi orang sebanyak ini agar tidak mengkonsumsi narkoba?"

WP: "Saya juga menggunakan media gambar pak, dua buah lingkaran. Pertama kecil, kemudian membesar. Ini mengibaratkan sebuah lubang anus dari sebelum masuk penjara dan setelah masuk penjara pak."

KONTEN DI SITUS INI TELAH DI PINDAHKAN KE
HTTP:// CERITA LUCU .SERBALUCU.COM Klik tautan diatas untuk melanjutkan..