Tampilkan postingan dengan label Seputar Keluarga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 September 2016

Sekujur Tubuh Penuh Tato

Suatu hari, Harun mengundang teman SMA-nya untuk makan malam dirumahnya. Teman lamanya itu dulunya adalah seorang preman, dan seluruh tubuhnya dipenuhi oleh tato.

Mukidi, anak dari Harun yang masih kelas 4 SD tidak pernah melepaskan pandangannya dari tangan teman ayahnya yang dipenuhi oleh tato saat duduk bersama di meja makan.

Karena rasa penasaran yang tidak tertahan, akhirnya anak kecil itu memberanikan diri untuk bertanya

"Maaf, Om. Apakah dulu jaman Om masih sekolah belum ada kertas untuk menulis" tanya anak itu dengan polosnya.

Menikah Dengan Musuh

Seorang suami sedang terbaring lemah dirumah sakit dan hanya ditemani oleh istrinya tercinta. Penyakit keras membuat pria ini lumpuh sejak 2 bulan yang lalu.

"Sudah 10 tahun kita bersama, sekarang aku hanya bisa berbaring disini, dan tidak bisa ngapa-ngapain, apakah kamu masih mencintaiku?" kata sang suami.

"Apapun yang terjadi, aku akan tetap mencintaimu, Mas" jawab sang istri sambil mengusap air matanya sendiri.

"Tapi, ingatkah kamu apa yang Dokter katakan kemarin, bahwa usiaku tidak akan lebih dari 15 hari lagi."

"Jangan ngomong gitu, Mas. Takdir itu Tuhan yang menentukan, bukan Dokter"

"Tapi, aku merasa bahwa semua itu benar. Sebelum aku pergi meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya, aku ingin mengajukan sebuah permintaan. Apakah engkau mau mengabulkan?" pinta sang suami.

"Pasti aku kabulkan, Mas. Mau minta apa?"

"Aku ingin kamu menikah dengan Mukidi"

"Kenapa harus Mukidi, Mas. Bukankah dia adalah musuh kita selama ini?"

"Justru itu, aku ingin dia menderita seperti yang aku rasakan setelah 10 tahun bersamamu"

Sabtu, 17 September 2016

Memberikan Contoh Ke Adik

Seorang anak kecil lagi ngerokok di dalam rumahnya sambil nonton TV. Tidak ada orang tua disana, yang ada hanya dirinya dan ketiga adiknya, jadi disana ada 4 anak kecil.

Tak disangka-sangka, pas lagi asyik menghisap rokok, tiba-tiba ibunya datang dari pintu belakang. Ia sangat terkejut ketika menyadari sang Ibu ada dibelakangnya. Ibu anak kecil itu pun juga sangat kaget, marah tak terbendung.

"Kamu ini masih kecil sudah belajar merokok, mau jadi apa nanti kamu?" bentak sang Ibu.

"Oh maaf bu. Saya disini hanya ingin memberi contoh untuk adik-adik" kata anak itu dengan bijaknya

"Contoh supaya adik-adik kamu ikutan ngerokok kayak kamu?" kata ibunya agak bingung

"Bukan seperti itu bu, hanya contoh sederhana, kalau masih kecil sudah merokok, pasti dimarah ibu."

Jumat, 16 September 2016

Selingkuh di Tempat Konser

Mukidi baru pulang tengah malam dari kerja. "Kok baru pulang jam segini, lembur lagi ya, Pah?" tanya istrinya.

"Iya, Ma. Gak enak kalo ditinggalin" jawab suami

"Emang, apa aja sih yang di kerjain, masak iya jam 12 malam baru selesai?"

"Biasa lah, Ma. Urusan kantor itu banyak banget, gak cukup waktunya kalo di ceritain semuanya" jawab suaminya ketus

"Oh ya, Masak? Sama siapa aja lemburannya?"

"Itu, sama Freddy, rekan kerja Papa"

"Tuh kan bohong, bener dugaan mama tadi"

"Dibilangin kok gak percaya toh mama ini" kata suami tampak kesal

"Jelas gak percayalah, Lawong semalam Freddy temenin mama nonton bioskop, ini aja kami baru pulang"

Mendadak wajah Mukidi jadi kecut, lalu menimpali "Iya deh ngaku, semalam Papa gak kerja lembur, tapi nonton konser sama si Nita, istrinya Freddy."

Kamis, 01 September 2016

Kisah Mukidi dan BOS Yang Selalu Berantem Sama Istri

Ilustrasi Supir Perusahaan
Seorang BOS di sebuah perusahaan sering berantem dengan istrinya, tak jarang pertikaian itu membuat mereka saling marahan dan tak mau bicara.

Suatu hari BOS curhat ke supirnya yang bernama Mukidi. Ia menceritakan bagaimana kehidupan rumah tangganya yang tidak harmonis sama sekali. Sang supir merasa iba dengan nasib BOSnya yang malang itu, Sopir lantas membeberkan rahasianya mengapa keluarganya bisa begitu harmonis.

"Kalau di keluarga kami, hampir setiap hari saya membuat kejutan kecil untuk istri saya, sehingga akan selalu ada canda dan tawa yang membuat kami jarang berantem, Bos". Kata Mukidi.

"Ooh cuma itu? kejutan seperti apa?"

"Misalnya gini, Bos. Saya diam-diam memukul pantat istri saya dari belakang, dia pun terkejut dan ngejar-ngejar saya."

"Istri kamu gak marah?" Bos mulai penasaran.

"Ah enggak lah, Bos. Malahan dia senang karena merasa diperhatiin sama saya."

Hari itu juga BOS pulang lebih awal. Sampai di rumah, ia melihat istrinya lagi masak didapur. Secara diam-diam BOS memukul pantat istrinya dari belakang.

Istrinya tampak agak terkejut, tapi tanpa menoleh ke belakang, sang istri teriak, "MUKIDIIII.. Mulai Lagi Deh!!"

Kamis, 25 Agustus 2016

Lebih Sayang Ibu atau Ayah?

Foto Ayah, Ibu dan Anak Kecil
Sebuah keluarga sedang menghadapi masalah besar, dan bercerai adalah salah satu cara terbaiknya. Mereka telah dikaruniai seorang anak balita, dan salah satu dari mereka harus ada yang kalah dalam mendapat hak asuh anak.

Sebelum mereka resmi bercerai, si Ayah ingin mengetahui pilihan anaknya ingin ikut siapa setelah nanti mereka resmi berpisah.

"Dedek lebih cinta siapa, Ayah atau Ibu?" kata ayah membuka pertanyaan.

"Dua-duanya, Yah!" jawab si anak.

"harus pilih salah satu, Ayah atau Ibu?"

"Iya, dua-duanya, Yah!"

"Oke, begini saja. Jika Ayah pergi ke Amerika, tapi Ibumu pergi ke Paris? Dedek maunya ikut pergi kemana?"

"Hmm Paris dong, Yah...!!"

"Nah, itu berarti berarti dedek lebih sayang sama Ibumu ketimbang Ayah?"

"Ah Nggak juga, cuma Paris kan lebih indah dari Amerika."

"Gitu ya, terus kalau Ayah yang ke Paris, dan Ibumu pergi ke Amerika, kemana kamu akan ikut..?"

"Tentu Amerika..!!"

"Loh, Kenapa??"

"Kan tadi aku udah pergi ke Paris, masak Paris lagi, bosen Ah..!!"

Minggu, 07 Agustus 2016

Berbagi Warisan Sang Ayah

Ilustrasi Rumah Sakit
Yudi merupakan putra tunggal berstatus lajang. Ia tinggal di rumah yang sangat besar bersama ayahnya. Suatu ketika, sang ayah mengidap penyakit yang sangat berbahaya, dan dokter menyatakan umur ayah Yudi tidak akan lama lagi. "Paling sekitar satu tahun lagi" kata dokter spesialis jantung yang menanganinya.

Mengetahui hal itu, Yudi berniat segera mencari istri untuk mengurusi dirinya jika ayahnya telah meninggal. Beberapa hari kemudian, Yudi melihat seorang wanita yang sangat cantik saat di rumah sakit, ia berkata ke wanita tersebut.

"Kamu tahu, ayah saya sangat kaya raya, dan dokter menyatakan sisa umurnya tidak akan lebih dari satu tahun lagi. Saya adalah satu-satunya pewaris harta kekayaan Ayah saya, dan saya membutuhkan seorang istri untuk berbagi harta ayah saya nanti. Yang perlu kamu tahu, uang ayah saya tidak mungkin habis sampai 7 turunan" kata Yudi tersebut merayu si cewek.

Wanita tersebut sangat terkesan dengan perkataan Yudi. Satu bulan kemudian, ia telah resmi menjadi seorang ibu tiri untuk Yudi.

Kamis, 04 Agustus 2016

Rayuan Suami Tak Terduga

Ilustrasi Suami Istri
Seorang wanita tetap setia mendampingi suaminya yang mengalami "koma" selama berbulan-bulan. Suatu ketika, suaminya berkata, "Kamu tahu sayang? Kamu masih tetap bersamaku selama aku terbaring lemas. Ketika aku kehilangan pekerjaan di kantor, kamu berada di sana untuk terus mendukungku. Ketika bisnisku gagal, kamu juga berdiri disana untuk menyemangatiku. Ketika aku kecelakaan, kamu masih terus ada di sisiku. Ketika kita kehilangan rumah karena kebakaran itu, kita masih tetap tinggal di sini bersama-sama. Kamu tahu?"

"Apa sayang?" tanya istrinya begitu kalem, tersenyum manis mendengar perkataan suaminya yang menyejukkan hatinya itu. Lalu, suami melanjutkan perkataannya, "dan aku pikir kamulah satu-satunya mahluk pembawa sial dalam hidupku!!"

Minggu, 31 Juli 2016

Arti Kata ML

Ilustrasi ML
Seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar sangat penasaran akan arti dari sesuatu yang baru saja dilihatnya saat di kantor kepala sekolah.

Selepas pulang sekolah, ia bertanya ke ibunya

"Ma, tanya dong!"
"Tanya apa, Sayang.."
"ML itu apaan sih?"

Mendengar pertanyaan tersebut, sang ibu kagetnya bukan main, lantas ia bertanya

"Hah, dapat dimana kata-kata itu, Nak?"

"Haduh, mama ini ditanya Ribet amat sih, tinggal dijawab aja kenapa??" si anak terus ngotot memaksa ibunya.

Mengingat umur anaknya baru 6 tahun, sang Ibu sebenarnya tidak tega untuk mengatakan yang sesungguhnya. Tapi ia juga takut kalau harus berbohong, karena mengajari anak dengan kebohongan akan memanen suatu kebohongan juga. Lantas, berkatalah ibu tersebut

"Hmm, gimana ya, Nak? Eee.. Eee.." Ibu tersebut masih kebingungan harus mengatakan apa, lalu..

"Gini aja deh, mama anggap kamu sudah cukup umur. ML adalah sebuah peristiwa dimana seorang pria dewasa dengan wanita dewasa berhubungan badan, kalau bahasa inggrisnya itu (Making Love). Kegiatan ini hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri. Jika masih kecil kayak kamu, atau bagi yang belum menikah, maka tidak boleh ML, Nak. Krena itu adalah perbuatan ZINA, hasilnya mendapat DOSA, dan tempatnya di NERAKA."

"Kamu mau masuk Neraka, Nak?" Tanya sang ibu berusaha menakut-nakuti anaknya agar tidak berbuat Zina.
"Ih, Ogah, kata pak Ustad, di Neraka itu gak enak, Mam"
"Nah, kalau gak mau masuk Neraka, jangan pernah melakukan ML sebelum waktunya ya, Nak?"

"Siap!!" jawab si anak sambil mengangkat tangannya ke kepala seperti orang hormat.

"Pinteeeer, sekarang gantian mamah yang tanya, dimana kamu dapat kata-kata ML itu, Nak?" Tanya si ibu yang ternyata masih penasaran juga.

Anak tersebut lalu menenteng sebuah Botol Air Mineral yang diambil dari Tas-nya. Kemudian anak itu ngomong

"Ini lho Mam, tadi pak kepala sekolah ngasih minuman ini, dan di gambar botol ini ada tulisan 300 ml" Sambil menunjuk sebuah label isi air dalam botol.

Kamis, 28 Juli 2016

Surat Untuk Istriku Tercinta

Yono dan Ulan adalah pasangan suami istri yang sama-sama memiliki watak egois. Suatu hari, terjadi perselisihan pendapat, tidak ada yang mau mengalah antar keduanya.

Pasangan suami istri ini lagi marahan, tidak saling tegur, apalagi saling bicara. Tapi celakanya, besok pagi Yono ada meeting penting di kantornya. Artinya, besok dia harus bisa bangun pagi. Padahal selama ini, Yono hanya bisa bangun pagi jika dibangunkan oleh istrinya.

Karena masih diem-dieman, Yono cari akal bagaimana caranya supaya besok pagi istrinya mau membangunkannya meskin tanpa harus berbicara langsung padanya.

Sore hari, Yono mengambil selembar kertas dan menuliskan kata-kata seperti ini
Surat Untuk Istri
Lalu kertas tersebut diletakkan di atas meja rias istrinya, juga ditaburin beberapa bunga biar istrinya suka.

Malam pun tiba, Yono dan istrinya tidur ditempat yang berbeda. Istri tidur dikamar, sedangkan Yono tidur di kursi tamu. Keesokan paginya Yono bangun. Dilihatnya jam dinding telah menunjukkan tepat pukul sepuluh pagi. Yono marah besar, karena ia tidak dibangunkan oleh istrinya.

Masih dalam keadaan emosi dan kecewa, ia menghampiri meja rias istrinya untuk memastikan apakah surat tersebut sudah dibaca sang istri atau belum. Di situ ia melihat tulisan berbeda pada sebuah kertas persis seperti apa yang ia letakkan dengan kata-kata berbeda pula. Begini tulisannya:

Surat Untuk Suami

Selasa, 26 Juli 2016

Kota Yang Pernah di Injak

Ilustrasi Ibu dan Anak
Malam itu sudah menunjukkan pukul 23:50 WIB. Seorang ibu dan anaknya baru pulang dari luar kota. Terlihat sangat lelah wajah sang Ibu, tapi tidak untuk anaknya.

Ibu tersebut mulai memejamkan matanya, tapi si anak malah membuka sebuah galery foto yang tergeletak dimeja. Tak lama kemudian si anak bertanya

"Mak, pernah menginjakkan kaki ke Jakarta belum?" tanya sianak sambil memperlihatkan gambar Ibu kota Jakarta.

"Udah nak" jawabnya sambil melihat gambar itu sebentar, lalu tidur lagi.

"Kalau Bandung mak?" si anak bertanya lagi.

"Udah anakku.." jawabnya sambil malas-malasan.

Belum puas membuat ibunya kesal, sianak bertanya lagi, "Kalau Jogjakarta udah mak?"
Si ibu menjawab dengan nada agak tinggi "Udaaaah!!"

Karena masih penasaran, si anak bertanya lagi "Kalau Makassar, Surabaya, Pekanbaru, Papua, Aceh, Ponianak, Balikpapan, Pangkal Pinang, Manado, Kendari, Batam, Palangkaraya udah juga mak?"

Sambil menahan rasa kantuk yang luar biasa, ibu tersebut menjawab

"Tidurlah nak, tinggal mulutmu aja yang belum pernah mama injak"

KONTEN DI SITUS INI TELAH DI PINDAHKAN KE
HTTP:// CERITA LUCU .SERBALUCU.COM Klik tautan diatas untuk melanjutkan..