Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 September 2016

Mukidi Beli Buku Cerita Lucu

Saat itu, Mukidi sedang di perjalanan menuju Jogja menggunakan Busway. Tidak ada teman dari daerah yang sama, sehingga tak ada orang lain yang bisa diajak ngobrol. Mau ngobrol dengan orang yang disampingnya, belum kenal, ia malu untuk memulai.

Akhirnya setelah bis berhenti di POM untuk isi ulang bahan bakar, Mukidi menyempatkan pergi sebentar ke toko buku yang kebetulan ada di dekat POM.

Mukidi muter-muter cari buku jokes. Buku komedi yang lucu untuk menghibur dirinya agar tidak suntuk. Setelah yakin dengan pilihannya, buku itu dibayar. Ia pun bergegas menuju BIS kembali.

Setelah bis kembali berjalan, Mukidi membuka buku tersebut, lalu membacanya. Kebetulan, La kok ya nama pemeran dalam buku cerita itu adalah Mukidi.

Awalnya ia senang banget, karna namanya ternyata terkenal. Lalu mulai membaca. Setelah membaca satu halaman, mukanya mulai cemberut.

"Sialan, gua bela-belain beli buku ini dengan harga mahal, ternyata isinya malah ngehina gua. Ngatain gua gak pernah mandi lah, si gigi tonggos lah, muke jelek lah, keparat banget nih yang bikin cerita"

Pendekar Sakti

Dahulu kala, tiga pendekar sakti sedang pamer kebolehan. Mereka diminta untuk menunjukkan kehebatannya (dengan objek nyamuk) di sebuah acara kerajaan. Pertunjukan dimulai oleh pendekar 1..

Pendekar 1: Lihat kan, nyamuk itu kehilangan kedua sayapnya setelah aku tiup.

Pendekar 2: Itu belum seberapa, lihat gerombolan nyamuk itu. Mereka terpental jauh setelah aku sibakkan kipas saktiku

Pendekar 3: Hei!! hei!! hei!! gitu aja dipamerin, lihat kebolehan saya (sambil menyabet nyamuk dengan clurit)

Nyamuk itu tidak jatuh, masih terbang dan berputar-putar.

Pendekar 1 dan 2: Wah, sabetan clurit Anda tidak kena!!

Pendekar 3: Eeiit jangan salah! Yang tadi itu nyamuk jantan. Sabetan saya hanya untuk menyunat anunya aja. Kalau tidak percaya, silahkan tangkap nyamuk itu, lalu periksa, pasti anunya tidak ada lagi!!

Kisah Pria BerAgama dengan Pria Tak BerAgama

Di sebuah tempat, hiduplah orang-orang yang berasal dari berbagai negara. Mereka memiliki agama yang berbeda-beda pula. Tapi ada juga yang tidak beragama sama sekali.

Nah, suatu hari, seorang pemuda yang tidak menganut agama manapun ini, bertanya ke salah satu lelaki tua yang ber-agama.

"Kamu pernah melihat Tuhan?" tanya pria tak beragama
"Belum" jawab pria beragama.

"Kamu pernah mendengar Tuhan berbicara?"
"Belum" lagi-lagi pria beragama menjawab.

"Kamu pernah menyentuh Tuhan?"
"Belum"

"Bagus. Kesimpulannya, tidak ada Tuhan" kata pria tak beragama.

Pria yang sangat percaya dengan adanya Tuhan ini kemudain gantian bertanya..

"Anda pernah melihat otak Anda sendiri?"
"Anda pernah mendengar otak Anda sendiri?"
"Anda pernah menyentuh otak Anda sendiri?"

"Tidak pernah" kata pria tak ber-agama.

"Kesimpulannya, Anda tidak punya otak!!" kata pria beragama.

Rabu, 21 September 2016

Tahu Basi Asli Sumedang

Saat itu aku lagi jalan-jalan sore (JJS) di jalan semangka, provinsi Jambi. Pas banget, perut mulai lapar ada penjual tahu melintas. Udah biasa sih aku kalau keluar rumah bawa uang. Akupun memanggil tukang tahu tersebut di tengah jalan.

Aku : Tahu "sambil melambaikan tangan"
Penjual : Tahu… mas?
Aku : "Iya, saya mau beli tahu"

Si Penjual tahu memberhentikan motornya, dan membuka box berisi tahu segar.

Aku : Berapa sebijinya, Pak?
Penjual : Seribuan, Mas!
Aku : Ini tahu Sumedang ya, Pak?
Penjual : Ya, ini tahu khas dari Sumedang, Asli!
Aku : Asli?
Penjual : Ya, asli!
Aku : Kalau begitu, tahu ini sudah basi dong?
Penjual : Ya enggak lah, mana mungkin saya jualan tahu basi, Mas. Tahu-tahu ini masih seger banget, belum basi.
Aku : Kalau emang tahu ini asli dari Sumedang dan gak basi, kapan bapak berangkat dari Sumedang membawa tahu ini ke Jambi"

Senin, 19 September 2016

Cerita Pengalaman Pribadi Lucu Banget Bikin Malu

Semua orang pasti punya pengalaman yang lucu, konyol, bikin malu. Tapi banyak orang berusaha menyembunyikannya agar tidak diketahui oleh orang lain. Padahal itu bisa jadi sebuah pengalaman berharga yang tak ternilai loh.

Contohnya saja yang dibawah ini. Beberapa kisah teman-teman kita yang mengaku sangat malu, bahkan kejadian memalukan ini ada yang terjadi di tempat umum, kebayang kan betapa sedihnya orang itu xixixi.

Sederet pengalaman tak terlupakan akan menjadi kenangan indah dalam hidup kita, meskipun agak geli jika itu terlalu memalukan.

Yang pasti semua kisah lucu berikut bukan kisah nyata penulis blog ini loh, ini hanya kisah fiktif belaka. Semoga bisa bikin kalian ketawa ngakak baca ceritanya,


Gara-gara sinyal, bikin Emosi

Ceritanya waktu itu gue mau SMS om Tono. Mau tanya kabar gitu, karna udah lama banget gak ketemu. Nah waktu itu jaringan lagi gak bersahabat banget. Gua kirim pesan sampai 5 kali gagal terus, capek kan ngetik bolak balik. Maklum cuma HP tulalit, gak bisa buat copy paste. Sampai pada puncaknya, gue ketik "EH BABI BANGSAT" gak nyangka yang satu ini langsung terkirim.


Gara-gara bangun kesiangan

Kisah memalukan ini sudah terjadi sejak 3 tahun silam, tapi baru kali ini aku buka aib sendiri, jangan diketawain ya hehe.  Saat itu adalah hari pertama aku masuk kerja. Malemnya aku gak bisa tidur karena tetanggaku lagi ada hajatan, jam 4 subuh baru bisa tidur.

Tapi sebelum tidur, aku pasang alarm di dekat kepala, dan aku atur alarmnya pukul 7:30 pagi. Jadi aku cuma punya waktu 3,5 jam untuk tidur.

Singkat cerita, telingaku mendengar suara yang sangat berisik, lalu aku buka mata dan melihat kanan kiri, ternyata itu adalah bunyi alarm. Sungguh sial, waktu bukan lagi menunjukkan pukul 7:30, tapi sudah jam 8, Aku langsung bangun, tidak sempat mandi, hanya cuci muka, ganti baju, pakai celana, sepatu, lalu berangkat ke kantor.

Sampai di kantor, rekan-rekan kerjaku melihatku dengan pandangan yang aneh. Aku pikir karena aku adalah karyawan baru dan sudah telat 30 menit. Lalu salah satu dari mereka tiba-tiba promosi bak bintang iklan "harga slitting turun, harga slitting turun".

Awalnya aku tidak terlalu peduli dengan hal itu. Tapi begitu aku hendak membenarkan tali sepatu, aku melihat slitting celanaku belum terkunci, sehingga terlihatlah warna celana dalamku yang berwarna merah muda agak kehitaman karena sudah menjamur.

Minggu, 18 September 2016

Pengalaman Lucu Dewasa - Di Uji Sebelum Menikah

Kisah berawal saat kami akan menikah. Banyak hal yang memang harus dipersiapkan. Sebelum hari pernikahan itu tiba, aku berkali-kali mondar-mandir dari rumahku ke rumah calon istriku. Banyak hal yang harus dipersiapkan, banyak hal yang harus dibicarakan.

Mulai dari persiapan gedung, materi acara, persiapan cetak undangan, catering, dan lain-lain. Karena itu hampir setiap hari aku selalu ada di rumah calon istriku. Bahkan terkadang aku nginep di kamar kosong di lantai atas.

Siang itu di hari minggu, ketika rumah sedang sepi, aku justru berada di kamar atas, berbaring seorang diri. Saat itulah tiba-tiba Desi, adik calon istriku membuka pintu dan masuk ke dalam kamarku. Desi sangat cantik, tidak begitu tinggi, tapi Desi memiliki body super bohay yang aduhai. Sangat sexy dan berkulit putih bersih. Saat masuk ke kamar, Desi mengenakan tank top dan celana pendek saja. Tentu saja aku kaget melihat penampilannya, apalagi Desi mengunci pintu dari dalam.

Aku lalu duduk di tepi tempat tidur, kemudian Desi duduk di sampingku. "Mas. Aku mau ngomong sesuatu. Mungkin mas udah bisa menebak arah pembicaraan saya. Mungkin mas sebenarnya sudah tahu isi hatiku terhadap mas."

Glek, gak salah nih berarti selama ini aku melihat Desi sering melirik-lirik ke aku. Ternyata bukan cuma aku yang GR. Ternyata dia sebenarnya suka padaku. Desi lalu berkata lagi sambil meraba bahu aku. "Aku mencintai mas sejak pandangan pertama. Aku ingin memiliki Mas, tapi itu tidak mungkin. Aku tau Mas lebih memilih kakakku. Tapi mungkin cuma ini kesempatannya Mas. Aku akan memberikan semua untukmu, sekarang, Mas sekarang atau tidak sama sekali. Karena hari-hari berikutnya, mas sudah menjadi milik kakakku dan kesempatan itu tidak akan ada lagi." Nafasnya agak memburu, tatapan matanya nakal dan meminta.

Ya ampun, dia menawarkan dirinya untukku. Demi cintanya! Seketika itu juga aku langsung berdiri dan berlari keluar. Aku lari turun tangga. Nafasku ngos-ngosan. Aku terus berlari menjauhi kamar, menuju pintu depan. Di kepalaku cuma ada satu pikiran, "aku harus secepatnya menuju mobilku yang aku parkir di depan rumah!!!"

Siapa sangka ketika pintu aku buka, di teras telah berkumpul semua orang. Ada calon istriku, Ada calon mertua, ada sepupu-sepupu, oma, opa, pokoknya semua ada di situ seperti sedang menunggu aku.

Ayah calon mertuaku seketika memelukku "Kamu luar biasa. Kamu baru saja di uji oleh Desi, adik ipar kamu dan kau lulus, nak. Kau tidak tergoda!! Kami bangga pada laki-laki sepertimu."

Calon istriku menitikkan air Mata penuh cinta. Semua memelukku. Akhirnya aku dan calon istriku menikah, dan kami hidup bahagia.

"Padahal tadi itu aku mau mengambil kondom di laci mobilku" kataku dalam hati..

KONTEN DI SITUS INI TELAH DI PINDAHKAN KE
HTTP:// CERITA LUCU .SERBALUCU.COM Klik tautan diatas untuk melanjutkan..